Twitter Updates

Rabu, 01 Februari 2012

CATATAN SEORANG GURU NGAJI

Saya bekerja di sebuah pusat bantu dengar ternama di Indonesia. Beragam jenis pelanggan yang saya tangani. Dari balita hingga manula.

Berikut adalah kisah mengenai salah satu pelanggan saya yang membuat saya terharu. Ia adalah seorang guru ngaji panggilan. Mengajar ngaji orang-orang dewasa yang merasa belum terlambat untuk mempelajari cara membaca Al Quran. Entah kebetulan atau bagaimana, tapi murid yang ia ajar adalah orang-orang kaya. Bahkan ada diantaranya adalah pejabat.

Pekerjaan beliau hanyalah guru ngaji tidak lain. Tapi ia telah berhaji, memiliki sepeda motor dan anak-anaknya kuliah di PTN ternama. Yang paling besar kuliah di UI dan adiknya kuliah di UNJ. Keduanya kuliah dengan beasiswa. Begitu mencengangkan buat saya. Kesemuanya itu adalah sumbangan dari murid-muridnya yang merasa telah tercerahkan batinnya oleh beliau.

"Pada saat saya membutuhkan, segala sesuatunya dicukupkan oleh Allah Swt melalui tangan murid-muridnya," ujarnya.

Begitu pun pada saat itu. Ia berniat membeli alat bantu dengar dengan uang Rp. 3.500.000., sumbangan dari muridnya. Saya rekomendasikan alat dengan harga Rp. 3.759.000 dan diberi diskon menjadi Rp 3.500.000 sesuai dengan uang yang dibawanya. Ia sempat mengajukan kembali potongan harga. Setelah berbicara dengan manager saya kasih lagi diskon jadi Rp 3.250.000. Ia mengucapkan banyak terima kasih atas diskonnya. " Untuk nambahin beli beras," katanya. Mendengar hal itu saya memberikan sisa diskon yang diberikan atasan saya jadi Rp 3.000.000. Biar beli berasnya lebih banyak Pak Guru.

Minggu, 11 Desember 2011

TRAGEDI KERETA

Ini cerita seram dibalik serunya perjalanan ke Bandung, Sabtu, 10/12/2011.

Saya ke Bandung saat itu untuk menghadiri undangan pernikahan sahabat saya. Setelah dipertimbangkan beberapa lama, saya putuskan untuk menggunakan kereta ke sana.Selain hampir tidak mungkin diinterupsi macet juga jarak dari stasiun ke tempat acara rupanya lebih dekat yang tepatnya di Cimahi. Satu hal lagi ini pengalaman pertama saya naik kereta ke Bandung.

Selama perjalanan saya sangat menikmati pemandangan sekeliling yang di sebagian tempat masih berkabut. Saya berangkat dengan Kereta Argo Parahyangan dengan jam keberangkatan paling pagi pukul 05:55. Sempat ditawari sarapan oleh petugas yang ramah itu saya menolak, saya pikir di tempat tujuan pasti banyak makanan (bercanda). Rupanya harganya lumayan mahal untuk ukuran segitu. Nasi uduk dengan ayam Rp. 20.000., Indomie goreng Rp 12.000., lumayan juga yah.Sempet juga diinterupsi karena saya salah nomor tempat duduk. Maklum pertama kali jadi agak gagap.

Terdengar pengumuman bilingual dari microphone bahwa kereta segera sampai di Stasiun Cimahi. Setelah berpamitan pada sebelah saya, saya beranjak mendekati pintu keluar. Di dekat pintu tampak beberapa orang sedang bercakap-cakap menceritakan kejadian mencengangkan barusan. Ada orang yang tertabrak lalu terlindas kereta yang sedang saya tumpangi itu. "Kalo mau liat, liat aja ke depan lokomotif, bekasnya masih ada," ujar sang petugas. Boro-boro mau lihat, yang ada nanti terbawa mimpi.





Minggu, 20 November 2011

SARAPAN KETUPAT SAYUR PADANG

Beragam menu sarapan khas Indonesia, salah satunya adalah ketupat sayur. Di sekitar saya tinggal daerah Kebon Kacang ada ketupat sayur Padang yang tiap pagi rame pembeli.Tempatnya sederhana menempati kios di pinggir jalan. Sebenarnya menu yang ditawarkan ada beberapa a.l.: nasi uduk, kue basah, keripik dengan pilihan minuman teh dan air mineral gelas. Tapi Menu utama yang ditawarkan adalah ketupat sayur Padang.




Ini dia tampilan seporsi ketupat sayur Padang Kebon Kacang 5. Kalo mau banyak mending dibungkus--sudah jadi rahasia umum kan di warung Padang.

Rasanya gimana? Saya sebutkan dulu isinya. Ada ketupat, sayur nangka, rebung, kacang buncis, diatasnya ada kerupuk dan ditaburi bawang goreng. Sayurnya sendiri kebanyakan nangkanya sementara kacang buncis dan rebungnya sangat sedikit. Terakhir saya makan sih kuahnya agak asin. Tapi kalo lagi laper mah enak aja apalagi  sama teh manis hangat. Mantap deh.

Sabtu, 12 November 2011

HARI PAHLAWAN

Tanggal 10 November 2011 sudah lewat, tapi semangat kepahlawannya harus selalu kita bawa dalam kehidupan sehari-hari.

Kita bisa menjadi pahlawan dengan melakukan hal-hal kecil yang bermakna.

  • menghemat air saat wudlu
  • menghabiskan makanan dan tidak membuangnya
  • tertib antrian
  • membuang sampah pada tempatnya
  • memberikan tempat duduk kepada manula di bis
  • tersenyum dan menyapa 
  • memaafkan orang yang menyakiti kita
  • bersikap sopan
  • menunjukkan jalan
Itu dulu daftarnya. Anda bisa membantu saya dengan menambahkan daftarnya di komentar.
Terima kasih.

Senin, 19 September 2011

KUDA LUMPING DI BUNDARAN HI

                                            Kuda lumping di Bundaran HI (Minggu, 18/09/2011)

Melengkapi car free day (hari bebas kendaraan) di jalan Thamrin, Jakarta ada pagelaran kuda lumping. Dari penampilannya para peserta merupakan siswa-siswa SMA.

Saya kurang paham mengenai hubungannya dengan Partai SRI mengingat di sekelilingnya ada orang-orang yang mengenakan kaos bergambar Ibu Sri Mulyani. Hanya terbentang spanduk yang bertuliskan: TOLAK PARPOL MENJADI PENYELENGGARA PEMILU.

Laga yang berlangsung kurang lebih 5 menit itu cukup menarik perhatian orang-orang baik pejalan kaki atau pengendara sepeda.

                                Peserta kuda lumping menyebar melingkari Tugu Selamat Datang

Peserta kuda lumping sedang beraksi dan orang-orang yang mengenakan kaos bergambar Ibu Sri Mulyani. 


Selasa, 13 September 2011

MENYAPA

Sudah lama saya gak nulis nih. Ceritanya lagi sibuk kerja, sama belum ada ilham aja. Kasarnya: M A L A S. Ini jg spontan aja. Gak ada konsep--biasanya kalo mau nulis dikonsep dulu. Soalnya durasi. Hehehe....

Baiklah, saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin. Eh, telat yah? Gak papa deh. Lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Maaf yah....

Gimana mudiknya? Eh, Jakarta udah penuh lagi yah? Saya termasuk orang yang harus tetap bekerja selama Hari Raya, jadi gak mudik. Sedih sih gak ketemu keluarga di kampung. Tapi gak papalah mudah2an jadi amal.

Itu aja deh salam sapa dari saya kali ini. Insya Allah mau aktif nulis lagi nih. Doakan saja supaya jadi lebih rajin dan tekun. Amin.










Jumat, 09 Juli 2010

PAHLAWAN LINGKUNGAN

Saya sering mendengarkan talk show Ayah Edy di Smart FM. Dari situ saya mulai memiliki pemahaman mengenai multiple inteligent atau kecerdasan jamak.Di mana tidak ada orang bodoh atau pintar, yang ada adalah setiap orang memiliki kecerdasan dalam bidang yang berbeda-beda.Kecenderungan otak pun ada bedanya, yaitu ada orang yang cenderung otak kiri ada pula yang cenderung otak kanan.Tidak ada yang lebih unggul dari lainnya, semuanya sama penting dan bergunanya dalam penerapannya di kehidupan.

Saya kadang melihat hal di atas saat melihat pemulung atau kadang saya menyebut mereka pahlawan lingkungan, terlepas dari perbuatan mereka yang kadang tidak baik. Pada saat kesadaran masyarakat kita belum kuat terhadap pentingnya kebersihan  lingkungan, mereka sudah selangkah lebih maju dengan memunguti sampah yang bisa didaur ulang dan menjualmya ke pengepul untuk selanjutnya di daur ulang. Jadi, siapa yang sebenarnya belum sadar lingkungan.
Free Banana Dancing ani Cursors at www.totallyfreecursors.com